Jumat, 27 Maret 2015
Bulu Kapire, Kabupaten Barru yang notabene lokasi ini masih sangat jarang didatangi komunitas Mapala lainnya.
Bulu Kapire atau disebut Lanana terletak di Dusun Pange, Desa Palakka, Kabupaten Barru.Adapun waktu tempuh normal untuk sampai di puncak Lanana yang memiliki 875 ketinggian mdpl yaitu 3-4 jam berjalan kaki. Lanana bukanlah gunung, tapi bukit terjal yang langsung mendaki dari kaki bukit.
“Ketika kita sudah berada di puncak, kita bisa melihat keindahan Kota Barru dan pantainya dengan sangat jelas. Warna biru langit dan biru laut menyatu di ujung cakrawala. Selain juga hijau dan lekukan gugusan bukit kars,” tambahnya.(*)
Bulu Kapire atau disebut Lanana terletak di Dusun Pange, Desa Palakka, Kabupaten Barru.Adapun waktu tempuh normal untuk sampai di puncak Lanana yang memiliki 875 ketinggian mdpl yaitu 3-4 jam berjalan kaki. Lanana bukanlah gunung, tapi bukit terjal yang langsung mendaki dari kaki bukit.
“Ketika kita sudah berada di puncak, kita bisa melihat keindahan Kota Barru dan pantainya dengan sangat jelas. Warna biru langit dan biru laut menyatu di ujung cakrawala. Selain juga hijau dan lekukan gugusan bukit kars,” tambahnya.(*)
coppo' TILLE
COPPO' TILLE MOUNTAIN (KAB.BARRU)
Coppo Tille terletak di Kabupaten Barru Kecematan Pujananting Desa Tille, ketinggian gunung ini 843 MDPL, gunung ini memiliki keunikan tersendiri karena memiliki banyak Lembah yang sangat Luas dan indah
Rute Perjalanan
Coppo Tille memiliki 2 jalur pendakian jalur pertama yaitu disebelah kanan rumah juru kunci gunung ini yaitu Tata Rani, jalur ditempuh sekitar 2 jam setengah, dimana rutenya melewati perkebunan warga dan sepenjang rute prjalanan kita akan menemukan banyak pohon jambu, dan bayak mata air, rute ke-2 yaitu jalur disebelh kiri dari rumah tata Rani dimana jalur ini sangat menantang bagi pendaki karena jalurnya memiliki kemiringan 50 derajat yang mana sepanjang perjalanan sampai ke puncak, kita akan berjalan dengan sisi kemiringan,
Sumber Air
Rute 2: Rute ini kita harus mempersiapkan air yg d ambil dari pos 1 yang terlatak di sebelah kanan, dan sumber air yang kedua terletak di Lembah pertama yaitu sungai kecil, dan sumber air ketiga terdapat ketika kita telah melewati bukit dan kita dapat menemukannya ketika kita berjalan kesisi kiri lembah ke-2 dan kita harus turun sedikit untuk mendapatkan sumber air tersebut
terdapat di Pos terakhir yaitu tempat di mana kita dihimpit oleh 3 puncak Gunung Cuppo Tille, di tempat ini sangat strategis untuk mendirikan tenda.
Gunung Coppo Tille merupakan salash satu puncak tertinggi di kabupaten Barru sekaligus gunung tertinggi di Tanete, ketinggian gunung Coppo Tille mencapai 843 Meter dari permukaan laut, gunung ini terletak di antara 3 desa yaitu desa Mattirowalie, desa Bacubacu dan desa Harapan, juga terletak di 2 kecamatan yaitu kecamatan tanete riaja dan kecamatan pujananting keunikan dari gunung Coppo Tille yaitu dipuncak gunung ini masi terdapat beberapa puncak lagi, di gunung ini pula terdapat air terjun yang masyarakat setempat menyebutnya dengan air terjun Wae Lato. gunung ini menjadi paforit bagi para pendaki
Gunung Nepo
Gunung Nepo adalah sebuah Gunung yang terletak di negara Indonesia yang memiliki ketinggian 1000 meter, atau setara dengan 3281 kaki. Dataran tinggi berbentuk Gunung yang bernama Gunung Nepo ini berada di wilayah Asia. Apabila anda memiliki uang serta keberanian yang cukup anda bisa mengunjungi Gunung Nepo di Indonesia, Asia untuk melakukan pendakian maupun sekedar menikmati pemandangan alamnya (selama diijinkan oleh pemerintah setempat). Gunung Nepo merupakan ciptaan Tuhan yang sempurna, kokoh dan indah yang harus kita syukuri dan kita pelihara.
Informasi Lebih Rinci (Detil) Gunung Nepo :
Nama : Gunung Nepo
Nama Internasional : Mount Nepo
Bentuk / Nama Lain : -
Ketinggian : 1000 meter / 3281 kaki
Negara : Indonesia
Wilayah / Benua : Asia
Keterangan Wilayah : Pulau Sulawesi (Celebes)
Huruf Awal Nama : N
Tipe / Jenis : Gunung
Peringkat Ketinggian (Dunia) : Belum Tersedia
Koordinat Peta : Belum Tersedia
Penonjolan (meter) : Belum Tersedia
Informasi Tambahan : Perkiraan ketinggian sekitar kurang lebih 1000 meter dari permukaan laut
Tuk mencapai puncak Nepo ada beberapa titik akses, di sini aku memilih Bacukiki, skitar 7 KM dari jantung kota PAREPARE. Menurut info yg aku dapat dari beberapa pendaki, perjalanan ditempuh skitar 6 jam. Di sepanjang perjalanan kita disuguhkan pemandangan2 alam yg luar biasa indah. Banyak menyimpan kisah2 tentang sejarah2 perjuangan. Melewati sebuah gunung yang dianggap bertuah oleh penganut animisme tertentu. Ya Gunung ROANG yang menyimpan banyak cerita perjuangan.namun dsini kita tidak membahasnya.
Kembali keperjalanan puncak Nepo. Diperjalanan kita terkadang berpapasan dengan para pembawa air aren olahan warga setempat (BACUKIKI). Perjalanan di bagi dengan 4 Pos, ada yg mengatakan 5, dari perjalananku dulu aku tidak temukan nama2 pos yg pasti
dalam perjalanan menuju puncak Gunung Nepo ada sebuah batu yang bernama batu menangis dan memang saat dalam perjalanan saya melewatinya. batu yang dikenal sangat anker oleh warga setempat jika melewatinya kita harus menjauhi pantangan-pantangannya seperti tidak menggunakan baju berwarna kuning, bagi wanita yang berhalangan tidak diperbolehkan mendaki, tidak takabur, dan selalu berdoa kepada Allah swt.
para pendaki2 jarang bermalam di puncak Nepo. Mungkin banyak pertimbangan, karna teramat sempit, itu alasan yg cukup. Di puncak Nepo kita bisa melihat kota Parepare,Sidrap dan Pinrang serta Sengkang. Bentangan alam yang waow luar biasa akan dapat di nikmati serta Danau tempe yang terlihat utuh
saya tambahkan sdikit sejarah tentang Nepo. Konon Gunung ini berpasangan dengan Gunung Bambapuang yg ada di Enrekang. Melihat dari struktur gunung memang agak mirip namun puncak Nepo adalah padang rumput, smentara Bambapuang batu cadas. Di jaman Belanda ada sebuah tugu di puncak Nepo namun sayang itu sudah di bongkar orang2 yang beranggapan tugu berisi emas, adawww hahahah
Di pelataran Gunung Nepo ada sebuah aliran air yang bernama wae sibokorengge' (air yang mengalir bertolak arah). Di kaki gunung ada pula air terjun tapi tidak terlalu besar, sebagian orang menganggap airnya sakral dan di juluki wae baranie (air pemberani). Tidak jauh dari pelataran Nepo ada sebuah kubangan besar dan ada kubangan dikubangannya yang cukup dalam. Sampai sekarang belum ada yang tau kedalamannya.
Langganan:
Postingan (Atom)
